Donatur dari Kuwait, Mahasiswa KKN Melayu Serumpun Turut Berpartisipasi dalam Pembangunan Masjid


Penyerahan bantuan masjid secara simbolis. (Dok. Ist)

Masjid Mustaqim yang di Dusun Purworejo, Desa Bawang, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, dilakukan pembangunan ulang.  Masjid ini dibangun kembali dengan ukuran 11×11 m atas kerjasama Yayasan Islah Bina Umat dan Rahma Internasional Society, sebuah lembaga donatur dari Kuwait.

Sejumlah mahasiswa KKN Melayu Serumpun Kelompok 55 Desa Bawang yang terdiri dari T.M Raja Aulia (UIN Ar-Raniry Banda Aceh); Siso Nur Cahyo, Asep Ariyanto, dan Riyan Gusnadi (IAIN Metro); seta Irfan Alfian (UIN Raden Intan Lampung) ikuti rapat persiapan renovasi masjid, Rabu (26/7/2023).

Ustadz Rojudin selaku tokoh agama di desa setempat sekaligus pengajar TPA Mustaqim berharap pembangunan masjid bisa segera dilaksanakan dan dapat digunakan. Dia juga menyampaikan, agar jumlah jamaah ini dapat bertambah.

“Artinya jangan sampai kita membangun rumah (masjid) tetapi tidak ditempati, maka lama kelamaan rumah itu akan roboh dengan sendirinya. Karena ruh dari pada rumah itu adalah manusia itu sendiri,” tambahnya.

Foto bersama mahasiswa KKN dengan Panitia Pembangunan Masjid. (Dok. Ist).

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran Fahmi Fahlevi, Aparatur Desa Bawang, tokoh masyarakat dan panitia pembangunan masjid.* (Irfan Alfian/NF)