Perempuan Garda Terdepan Melawan Radikalisme, Ketua PSGA UIN RIL Hadiri Talkshow Kebangsaan


Bandar Lampung (Humas LP2M) Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Raden Intan Lampung, Dr. Yunidar Cut Mutia Yanti, S.Sos., M.Sos.I, mengikuti kegiatan Talkshow Pencegahan dan Penanggulangan Radikalisme di Kalangan Wanita yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Golden Tulip Springhill Lampung, Jalan Basuki Rahmat No. 16, Sumur Putri, Kecamatan Telukbetung Selatan, Kota Bandar Lampung. (Kamis, 25/06/26)

Kegiatan yang berlangsung ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat pemahaman masyarakat, khususnya kaum perempuan, mengenai pentingnya pencegahan dan penanggulangan paham radikalisme melalui pendekatan edukatif, keagamaan, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Talkshow menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu H. Suparman Abdul Karim selaku Kepala Bidang Agama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Lampung, Siti Maryamah, S.Psi., M.Psi selaku Kepala Bidang Perempuan dan Anak FKPT Provinsi Lampung, Buya Drs. H. Mawardi Rahman Harirama, M.Si dari Dewan Pertimbangan DPD PCTA Indonesia Provinsi Lampung, serta Prof. Dr. K.H. Abdul Syukur, M.Ag, Guru Besar UIN Raden Intan Lampung.

Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan pentingnya peran perempuan sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan keluarga dari berbagai pengaruh ideologi radikal. Perempuan dinilai memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama, toleransi, cinta tanah air, dan kehidupan sosial yang harmonis kepada anggota keluarga maupun lingkungan sekitar.

Keikutsertaan Dr. Yunidar Cut Mutia Yanti dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen PSGA UIN Raden Intan Lampung dalam mendukung berbagai program penguatan perempuan, perlindungan anak, serta pengembangan masyarakat yang moderat dan berwawasan kebangsaan. Menurutnya, upaya pencegahan radikalisme tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, pemerintah, organisasi masyarakat, dan komunitas perempuan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir berbagai gagasan dan langkah strategis yang dapat memperkuat sinergi antar lembaga dalam mencegah penyebaran radikalisme, khususnya di kalangan perempuan. Kehadiran PSGA UIN Raden Intan Lampung juga menjadi wujud nyata dukungan terhadap penguatan moderasi beragama dan pembangunan masyarakat yang inklusif, toleran, serta berkeadaban.

Kegiatan berlangsung dengan antusias dan diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, akademisi, organisasi perempuan, serta pegiat sosial yang memiliki perhatian terhadap isu pemberdayaan perempuan dan pencegahan radikalisme. Melalui forum ini, diharapkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya peran perempuan dalam menjaga keutuhan bangsa semakin meningkat dan memberikan dampak positif bagi kehidupan bermasyarakat. (WR)