Dinas PPPA Lampung Gandeng UIN RIL dan UAP Gelar KKN Tematik Perlindungan Perempuan 2026


Bandar Lampung (Humas LP2M) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung berkolaborasi dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung dan Universitas ‘Aisyiyah Pringsewu (UAP) menggelar Pembekalan KKN Tematik Perlindungan Perempuan Tahun 2026. Kegiatan ini diikuti 100 mahasiswa gabungan (60 dari UIN RIL dan 40 dari UAP) selama dua hari, 27–28 Juli 2026, sebagai persiapan sebelum diterjunkan ke 10 desa sasaran. (Senin, 27/07/2026)

Pembekalan ini memberikan wawasan mengenai perlindungan dan pemberdayaan perempuan, pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), keselamatan Pekerja Migran Indonesia (PMI), literasi ekonomi digital, hingga teknik kampanye kreatif di media sosial.

Acara dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Lampung, Lukman Pura, yang mewakili Gubernur Lampung. Kegiatan turut dihadiri oleh Kepala Dinas PPPA Provinsi Lampung Hanita Farial, Ketua LP2M UIN RIL Ali Abdul Wakhid, serta Wakil Rektor IV UAP Feri Kameliawati.

Dalam sambutannya, Lukman Pura menekankan pentingnya kontribusi nyata mahasiswa di lokasi pengabdian.

“Hasil KKN Tematik ini diharapkan melahirkan praktik baik yang diteruskan oleh pemerintah desa dan masyarakat. Edukasi warga tentang pencegahan kekerasan, pengasuhan keluarga yang baik, serta perlindungan kelompok rentan,” kata Lukman Pura.

Semangat serupa disampaikan oleh para mahasiswa peserta yang siap mengeksekusi program kerja di lapangan.

“Kelompok kami fokus mengedukasi warga desa tentang perlindungan perempuan dengan merangkul organisasi lokal seperti PKK, ‘Aisyiyah, dan Muslimat. Kami ingin membangun kesadaran bahwa perempuan itu kuat dan harus dilindungi,” ujar peserta dari UAP, Kaniya Handaruningtias Eka Putri.

“Kami menyiapkan program sosialisasi kesehatan mental dan ketahanan ekonomi keluarga untuk mencegah KDRT dan perceraian. Pembekalan ini membuka pikiran kami bahwa perempuan bukan objek, melainkan harus dilindungi,” pungkas peserta dari UIN RIL, Agustin Eka Fatianjani.

Melalui kolaborasi strategis antara UIN RIL, UAP, dan Pemerintah Provinsi Lampung ini, KKN Tematik 2026 diharapkan melahirkan mahasiswa yang tanggap, berempati, serta menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak. (WR)