KKN Kebangsaan Kalimantan Tengah Angkat Falsafah Huma Betang


Ketua LP2M Dr. Kumedi Ja’far dan Sekretaris LP2M Dr. Relit Nur Edi bersama mahasiswa UIN Raden Intan Lampung usai pembukaan KKN Kebangsaan 2022. (Dok. Ist)

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan ke-10 dan KKN Bersama tahun 2022 di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) angkat falsafah Huma Betang. KKN dilaksanakan pada 16 Juli – 31 Agustus yang dipusatkan di dua Kabupaten, yaitu Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau.

Dalam Dayak Ngaju, Huma memiliki arti rumah. Sedangkan Betang yakni mengedepankan musyawarah mufakat, kesetaraan, kejujuran dan kesetiaan. Hingga kini filosofi itu masih menjadi pedoman dan diteladani oleh masyarakat yang hidup di Provinsi Kalteng.

KKN Kebangsaan ini diikuti oleh 2356 orang yang berasal dari 68 PTN, 5 PTKIN, dan AKMIL Magelang. UIN Raden Intan Lampung mengutus 5 mahasiswa untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Kelima mahasiswa itu atas nama Arif Afianto, Khoirul Umam Addzaky, dan Ayudhita Puspa Rini dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan; Fauzi Nadziiran Haq dari Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi; dan Saras Wati Putri dari Fakultas Syariah.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Dr Kumedi Ja’far MH dan Sekretaris LP2M Dr Relit Nur Edi MKomI turut mengantar dan menghadiri pembukaan KKN Kebangsaan di Stadion Mini Universitas Palangka Raya Kalteng pada 17 Juli 2022.

KKN ini mengusung tema “Penerapan Falsafah Huma Betang sebagai Perwujudan NKRI untuk Mendukung Pengembangan Lumbung Pangan (Food Estate) menuju Kemandirian Nasional”.

KKN ini dibuka oleh Presiden Ke-5 RI Prof Dr (HC) Megawati Soekarno Putri secara daring. Dia berharap Indonesia mampu menuju kedaulatan pangan sebagai bagian dari pangan dunia.

Megawati berpesan kepada peserta KKN agar mampu menggali, mempraktikkan dan mengamalkan ilmunya dalam rangka membangun masyarakat desa khususnya di mana mahasiwa  melakukan KKN. “Mahasiswa harus mampu berdiri di atas kaki sendiri dalam rangka membangun bumi pertiwi. Sehingga Indonesia disegani oleh negara-negara lain dalam urusan pangan, bukan lagi meng-import dari negara lain,” ujarnya.

Kemudian, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dalam sambutannya mengatakan bahwa provinsi Kalteng memiliki banyak potensi, diantaranya sumber kekayaan alam. “Kalteng memiliki kekayaan sumber daya alam, baik berupa pertambangan maupun lahan pertanian sebagai sumber pangan. Bahkan Kalteng merupakan salah satu sumber pangan nasional bahkan internasional,” ungkapnya.

Turut hadir dalam pembukaan KKN tersebut diantaranya Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral Dr Dudung Abdurrahman, Gubernur Kalimantan Utara Drs Zainal Arifin Paliwang SH MHum, Rektor Universitas Palangka Raya Dr Andrie Elia SE MSi, Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MM MT, Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang, para Rektor PTN, dan unsur Forkopimda Kalimantan Tengah.* (Rls-NF)