Perkuat Sinergi Pencegahan Kekerasan, PSGA UIN Raden Intan Lampung Hadiri Kegiatan Penguatan Satgas PPKPT


Bandar Lampung (Humas LP2M) – Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Raden Intan Lampung mengikuti kegiatan Penggerakan dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Optimalisasi Peran Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) yang bertujuan memperkuat upaya perlindungan perempuan dari berbagai bentuk kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.(Kamis, 9/7/2026)

Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi bagi perguruan tinggi, pemangku kepentingan, dan para penggerak perlindungan perempuan untuk meningkatkan kapasitas serta menyamakan persepsi dalam menjalankan fungsi Satgas PPKPT. Berbagai materi yang disampaikan menitikberatkan pada penguatan sistem pencegahan, mekanisme penanganan kasus, pendampingan korban, hingga strategi membangun lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.

UIN Raden Intan Lampung diwakili oleh Ketua PSGA, Dr. Yunidar Cut Mutia Yanti, S.Sos., M.Sos.I., serta Ketua Program Studi Psikologi Islam, Annisa Fitriani, S.Psi., M.A. Kehadiran keduanya merupakan bagian dari komitmen UIN Raden Intan Lampung dalam mendukung penguatan implementasi kebijakan pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.

Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh penguatan mengenai pentingnya sinergi antara Satgas PPKPT, unit layanan, sivitas akademika, serta berbagai pihak terkait dalam membangun sistem perlindungan yang responsif terhadap korban. Selain itu, forum ini juga mendorong pengembangan langkah-langkah preventif melalui edukasi, sosialisasi, dan pemberdayaan masyarakat kampus agar tercipta budaya yang menghormati kesetaraan, menjunjung tinggi hak asasi manusia, dan menolak segala bentuk kekerasan.

Keikutsertaan PSGA UIN Raden Intan Lampung dalam kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat peran institusi dalam mengembangkan kebijakan dan program yang berorientasi pada perlindungan perempuan dan anak. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, UIN Raden Intan Lampung terus berupaya mewujudkan lingkungan akademik yang aman, nyaman, serta mendukung terciptanya kampus yang inklusif, responsif gender, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. (WR)