Mahasiswa KKN Kebangsaan Buat Pakan Ternak Bergizi

Pandih Batu – Mahasiswa KKN Kebangsaan yang di Desa Kantan Dalam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah membuat pakan ternak atau silase. Silase merupakan pakan ternak yang terbuat dari rumput-rumputan atau hijauan lainnya melalui proses fermentasi.
Pembuatan ini difarapakan dapat membantu petani dan peternak dalam persediaan pakan ternak yang bergizi. Dilansir dari lipi.go.id, silase mengandung nutrisi tinggi dan tahan lama sehingga bisa menjadi alternatif pakan saat musim paceklik.
Pembuatan silase ini diikuti oleh Gabungan Kelompok Tani Gapoktan, BUMdes, dan PKK. Menurut Tukimin, salah satu anggota Gapoktan, masyarakat merasa sangat bangga dan berterima kasih atas penyuluhan dan pelatihan pembuatan silase ini.
“Kegiatan ini sangat bagus dan saya sangat mendukung. Dengan adanya kegiatan ini, mudah-mudahan masyarakat bisa membantu untuk pakan ternak yang ada di Desa Kantan Dalam, karena potensi ternak di desa ini sangat mendukung,” ujarnya saat proses pembuatan silase, Kamis (28/7/2022).
Dia melanjutkan, pembuatan Silase ini sangat cocok sekali untuk di desa tersebut, selain potensinya sangat bagus dan bahan bakunya tersedia banyak. “Dengan datangnya mahasiswa KKN di desa kami, mudah-mudahan dapat dimanfaatkan oleh petani ternak. Saya sangat berterima kasih,” katanya.
Tukimin bersama masyarakat ke depan berharap, pencacahan rumput tidak dilakukan secara manual lagi, melainkan melalui peralatan atau mesin untuk pencacah agar dapat diproduksi lebih banyak.
Sementara itu, Elsa Adeklara BR Sinaga selaku Koordinator mahasiswa KKN dalam kegiatan ini menambahkan, pembuatan silase ini dapat memberikan gizi yang tinggi. Namun menurutnya, penggunaan silase ini disarankan untuk Sapi jantan saja, karena untuk Sapi betina kurang diperkenankan kwatir dapat menyebabkan keguguran dan sulit memiliki keturunan.

Pembuatan silase membutuhkan waktu 2 minggu untuk proses fermentasi. Rumput yang sudah dicacah, dicampur molase dan EM4, lalu dimasukan ke dalam kantong plastik dan diikat kencang. Kemudian disimpan di tempat terhindar dari sinar matahari agar mikro organisme yang ada dalam molase dan em 4 dapat bekerja dengan baik.
Penulis : Saras Wati Putri
Editor : Novrizal Fahmi